TUGAS INDIVIDU WILIS

TUGAS INDIVIDU SHOLIHATUNNISA

TUGAS INDIVIDU NISAULLINA

TUTORIAL APLIKASI ZEKR

TUTORIAL HADITS LIDWA

ARTIKEL SHOLIHATUNNISA


ISLAM DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Sholihatunnisa Khoiriyah
NIM:G000160168

Teknologi merupakan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Pada awal belum mengenal teknologi seperti sekarang ini, manusia hanya bisa berkomunikasi atau bertukar informasi melalui bahasa. Namun, hal tersebut tidak bertahan lama karena penyampaian informasi berkembang dengan gambar. Kemudian muncul radio, televisi untuk memudahkan komunikasi di area yang lebih luas dan dapat tersebar dengan cepat. Tetapi saat ini kemajuan media teknologi komunikasi  tidak hanya terbatas lewat televisi saja. Kita juga bisa mengakses informasi apapun melalui smartphone. Kecanggihan teknologi juga berdampak positif dan negative dalam kehidupan sehari-hari. Dampak positifnya semakin memudahkan untuk mengakses informasi namun hal tersebut menjadikan kita semakin malas berusaha untuk mencapai apa yang kita inginkan.
Pentingnya masyarakat Islam menguasai teknologi
            Teknologi merupakan salah satu hal yang sulit untuk di lepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Ada orang yang memanfaatkan teknologi untuk yang hal positif maupun negative. Namun kecanggihan teknologi saat ini sedang dikuasai oleh Barat. Kemajuan teknologi yang dihasilkan tersebut membuat banyak masyarakat meniru dan mengagumi gaya hidup mereka tanpa melihat hal tersebut positif atau negative.
            Pada umumnya negara yang mayoritas muslim adalah negara berkembang yang lemah secara ekonomi maupun ilmu pengetahuan dan teknologi. Banyak orang muslim yang terpengaruh oleh kecanggihan teknologi menjadikan mereka sebagai pengikut Barat. Mereka menyerap semua nilai, budaya, dan ideology yang disisipkan melalui kemajuan teknologi yang dibuat oleh bangsa Barat untuk mempengaruhi umat Islam. Akibatnya, krisis moral pun terjadi pada sebagian bangsa muslim. Sudah selayaknya bangsa Indonesia yang mayoritas muslim memperjuangkan nilai-nilai dan moral bangsa sekaligus umat Islam dengan pembinaan karakter dan moral juga menguasai teknologi saat ini untuk sarana dakwah tanpa menyebarkan berita-berita palsu yang tidak ada manfaatnya.
            Kita sebagai umat Islam yang mayoritas di Indonesia harus giat untuk menyebarluaskan berita dan pengetahuan tentang Islam tanpa “hoax” dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan didasari oleh AlQur’an dan hadist. Dengan begitu banyak umat Islam semakin banyak pengetahuannya tentang Islam dan menjadikan akhlak, moral lebih baik untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Islam masa depan. 
Memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah
Dakwah melalui internet atau khususnya jejaring social adalah cara yang efektif untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang Islam. Sekarang ini, banyak masyarakat yang menjadikan internet sebagai sumber informasi karena mudah di akses kapan saja dan dimana saja. Pengguna internet pun setiap harinya semakin meningkat. Tidak hanya dalam kalangan remaja saja yang mahir dengan kecanggihan teknologi saat ini namun banyak orang dari berbagai kalangan sudah bisa menggunakannya. Banyak masyarakat yang lebih tertarik menggunakan internet untuk mengetahui informasi umum.
Sebagai umat Islam, sudah seharusnya memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana dakwah agar umat Islam lainnya tidak menjadi umat yang terbelakang dan bisa merebut kembali zaman kejayaan seperti pada masa Rasulullah. Dakwah melalui internet menjadi salah satu pilihan masyarakat. Dari berbagai situs maupun blog mereka bisa memilih materi dakwah yang mereka sukai. Cara penyampaian materinya cukup variatif sehingga dapat di sesuaikan dengan masing- masing kalangan. Tetapi, saat ini juga banyak informasi yang palsu atau tidak valid sehingga masyarakat susah membedakan antara berita yang palsu atau bukan. Untuk itu kita harus berhati-hati dalam menyikapi berbagai berita yang diterima.
Kemajuan teknologi telah mempengaruhi masyarakat dalam bertingkah laku dan berfikir. Banyak generasi muda yang kurang moral dan spiritualnya karena dipengaruhi oleh situs-situs negative yang mudah diakses. Dalam kondisi inilah dakwah sangat diperlukan untuk merubah cara berfikir mereka. Dakwah Islam tidak hanya menyebarkan nilai-nilai Islami saja namun juga perlu dicantumkan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu akan menjadikan masyarakat lebih mengaktualisasikannya dalam bertingkah laku sehari-hari. 

ISLAM DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Sholihatunnisa Khoiriyah
NIM:G000160168

Teknologi merupakan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Pada awal belum mengenal teknologi seperti sekarang ini, manusia hanya bisa berkomunikasi atau bertukar informasi melalui bahasa. Namun, hal tersebut tidak bertahan lama karena penyampaian informasi berkembang dengan gambar. Kemudian muncul radio, televisi untuk memudahkan komunikasi di area yang lebih luas dan dapat tersebar dengan cepat. Tetapi saat ini kemajuan media teknologi komunikasi  tidak hanya terbatas lewat televisi saja. Kita juga bisa mengakses informasi apapun melalui smartphone. Kecanggihan teknologi juga berdampak positif dan negative dalam kehidupan sehari-hari. Dampak positifnya semakin memudahkan untuk mengakses informasi namun hal tersebut menjadikan kita semakin malas berusaha untuk mencapai apa yang kita inginkan.
Pentingnya masyarakat Islam menguasai teknologi
            Teknologi merupakan salah satu hal yang sulit untuk di lepaskan dalam kehidupan sehari-hari. Ada orang yang memanfaatkan teknologi untuk yang hal positif maupun negative. Namun kecanggihan teknologi saat ini sedang dikuasai oleh Barat. Kemajuan teknologi yang dihasilkan tersebut membuat banyak masyarakat meniru dan mengagumi gaya hidup mereka tanpa melihat hal tersebut positif atau negative.
            Pada umumnya negara yang mayoritas muslim adalah negara berkembang yang lemah secara ekonomi maupun ilmu pengetahuan dan teknologi. Banyak orang muslim yang terpengaruh oleh kecanggihan teknologi menjadikan mereka sebagai pengikut Barat. Mereka menyerap semua nilai, budaya, dan ideology yang disisipkan melalui kemajuan teknologi yang dibuat oleh bangsa Barat untuk mempengaruhi umat Islam. Akibatnya, krisis moral pun terjadi pada sebagian bangsa muslim. Sudah selayaknya bangsa Indonesia yang mayoritas muslim memperjuangkan nilai-nilai dan moral bangsa sekaligus umat Islam dengan pembinaan karakter dan moral juga menguasai teknologi saat ini untuk sarana dakwah tanpa menyebarkan berita-berita palsu yang tidak ada manfaatnya.
            Kita sebagai umat Islam yang mayoritas di Indonesia harus giat untuk menyebarluaskan berita dan pengetahuan tentang Islam tanpa “hoax” dengan memanfaatkan teknologi yang ada dan didasari oleh AlQur’an dan hadist. Dengan begitu banyak umat Islam semakin banyak pengetahuannya tentang Islam dan menjadikan akhlak, moral lebih baik untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Islam masa depan. 
Memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah
Dakwah melalui internet atau khususnya jejaring social adalah cara yang efektif untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang Islam. Sekarang ini, banyak masyarakat yang menjadikan internet sebagai sumber informasi karena mudah di akses kapan saja dan dimana saja. Pengguna internet pun setiap harinya semakin meningkat. Tidak hanya dalam kalangan remaja saja yang mahir dengan kecanggihan teknologi saat ini namun banyak orang dari berbagai kalangan sudah bisa menggunakannya. Banyak masyarakat yang lebih tertarik menggunakan internet untuk mengetahui informasi umum.
Sebagai umat Islam, sudah seharusnya memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana dakwah agar umat Islam lainnya tidak menjadi umat yang terbelakang dan bisa merebut kembali zaman kejayaan seperti pada masa Rasulullah. Dakwah melalui internet menjadi salah satu pilihan masyarakat. Dari berbagai situs maupun blog mereka bisa memilih materi dakwah yang mereka sukai. Cara penyampaian materinya cukup variatif sehingga dapat di sesuaikan dengan masing- masing kalangan. Tetapi, saat ini juga banyak informasi yang palsu atau tidak valid sehingga masyarakat susah membedakan antara berita yang palsu atau bukan. Untuk itu kita harus berhati-hati dalam menyikapi berbagai berita yang diterima.
Kemajuan teknologi telah mempengaruhi masyarakat dalam bertingkah laku dan berfikir. Banyak generasi muda yang kurang moral dan spiritualnya karena dipengaruhi oleh situs-situs negative yang mudah diakses. Dalam kondisi inilah dakwah sangat diperlukan untuk merubah cara berfikir mereka. Dakwah Islam tidak hanya menyebarkan nilai-nilai Islami saja namun juga perlu dicantumkan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu akan menjadikan masyarakat lebih mengaktualisasikannya dalam bertingkah laku sehari-hari. 

ARTIKEL NISAULLINA


ISLAM DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Oleh:
Nisa Ullina Hidayatillah
G000160188
A.     Sejarah Teknologi Informasi
Kemajuan teknologi yang semakin berkembang merupakan bukti bahwa pemikiran manusia juga semakin maju. Teknologi yang ada saat ini merupakan perkembangan dari teknologi-teknologi masa lalu sejak pertama kali di ciptakan. Sedangkan tujuan dari penciptaan teknologi sendiri adalah untuk mempermudah setiap pekerjaan manusia.
Berkembangnya teknologi dari masa ke masa adalah bentuk dari ketidakpuasan manusia terhadap teknologi yang ada. Manusia berusaha untuk membuat terobosan baru agar memudahkan pekerjaan-pekerjaan yang mereka lakukan.
Dalam perkembangannya, teknologi yang paling maju dan menjadi pusat peradaban dunia saat ini adalah teknologi barat. Banyak dari masyarakat bahkan dari kalangan umat islam sendiri lupa bahwa peradaban pertama yang menjadi pusat peradaban dunia adalah islam. Banyak dari teknologi-teknologi yang berkembang pada saat ini merupakan ciptaan dari ilmuan-ilmuan muslim terdahulu. Namun, sejarah yang merekam jejak para ilmuan muslim telah hilang. Sehingga yang diketahui masyarakat luas saat ini hanyalah sejarah bahwa teknologi-tekologi yang berkembang berasal dari ilmuan sekuler dari barat.
Pada masa kejayaan umat islam dinasti abasiyah, lahir ilmuan-ilmuan muslim yang menciptakan teknologi-teknologi canggih yang menjadi rujukan para orientalis barat saat ini. Di antaranya ibnu firnas yang merupakan seorang penemu muslim dari Spanyol. Ibnu Firnas tercatat sebagai orang yang pertama membangun dan menguji pesawat terbang pada tahun 800  M. Kemudian seorang ilmuan barat menjadikan penelitian ibnu firnas sebagai referensi mengenai pesawat terbangnya. Ibnu Firnas adalah satu dari sekian banyak ilmuan-ilmuan muslim yang penelitiannya di jadikan sebagai referensi-referensi ilmuan abad ini. Hal ini merupakan kebanggaan yang luar biasa bagi kaum muslimin. Sejarah yang gemilang ini hendaknya menjadi pemicu semangat kaum muslimin saat ini agar bangkit dan merebut kembali masa kejayaan umat islam di masa silam.
Di sisi lain dari zaman kejayaan islam, barat mengalami masa kegelapan yang biasa di sebut dark ages. Di abad kegelapan, orang barat mengalami kemunduran dalam berbagai bidang.  Ini adalah masa dimana kaum gereja di barat memegang kekuasaan tertinggi melebihi raja. Kaum abad kegelapan barat sangat minim sains dan teknologi, bahkan Galileo Galilei di hukum pengadilan Italia atas tuduhan merusak iman karena mengatakan bahwa bumi itu bulat. Kaum abad kegelapan memulai perang salib melawan kaum muslimin untuk merebut yerussalem dan merusak seluruh peradaban islam yang menjadi pusat peradaban tertinggi dunia. Pasca keluar dari abad kegelapan, bangsa barat terus melebarkan kekuasaannya dengan menjajah benua Amerika, Australia, Afrika, Asia, termasuk Indonesia.
Saat ini kaum muslimin sedang berada di fase jumud atau kemandegan, dan sebaliknya bangsa baratlah yang menguasai seluruh pearadaban didunia. Segala teknologi dan informasi abad ini di kendalikan sepenuhnya oleh bangsa barat. Umat islam telah latah megikuti perkembangan barat tanpa mengetahui bahwa sejatinya umat islam pernah menjadi pusat peradaban dunia. Sehingga misi umat islam sekarang adalah menjadikan teknologi informasi yang ada pada saat ini untuk kembali menegakkan khilafah di muka bumi.

B.      Teknologi Informasi sebagai sarana menegakkan Khilafah
Dakwah artinya seruan, yaitu seruan agar manusia menyembah Allah SWT. Tegaknya kekholifahan di muka bumi adalah tegaknya hukum Allah yang di patuhi oleh seluruh umat manusia. Agar kekholifahan tegak, di perlukan upaya agar manusia menyembah hanya kepada Allah, yaitu dengan dakwah.
Dalil yang menunjukkan kewajiban kaum muslimin agar menyeru umat manusia kepada Allah SWT.
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةُ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada dari kamu satu umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung”. [Ali Imran:104].
Dengan memanfaatkan teknologi yang semakin pesat, di harapkan seruan dakwah kepada manusia juga semakin mudah. Umat islampun di harapkan mampu menggunakan media informasi dengan bijak guna keperluan dakwah.
Di era informasi ini, penggunaan media informasi guna kepentingan dakwahpun semakin variatif. Berbagai media sosial mampu menyebarluaskan ilmu-ilmu seputar kajian islam, fiqih, tafsr, hadist dan yang lainnya. Dengan menggiatkan dakwah melalui media sosial di harapkan banyak dari kalangan umat islam yang masih minim ilmu agamnya agar dapat mempelajari agama islma dengan mudah.
Namun, disisi lain dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, berita-berita yang tersebarpun belum tentu dapat di pertanggung jawabkan keshohihannya. Sehingga umat islam di harapkan agar bijak dalam memilah-milah mana berita yang benar dan salah.
Dengan  berbagai perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, sebaiknya dakwah dengan internet semakin ditekankan untuk setiap umat islam. Hal ini di karenakan internet telah menjadi konsumsi sehari-hari manusia. Sehingga dakwah dengan internet di harapkan mampu menyongsong kebangkitan khilafah islamiyyah.


ISLAM DAN TEKNOLOGI INFORMASI
Oleh:
Nisa Ullina Hidayatillah
G000160188
A.     Sejarah Teknologi Informasi
Kemajuan teknologi yang semakin berkembang merupakan bukti bahwa pemikiran manusia juga semakin maju. Teknologi yang ada saat ini merupakan perkembangan dari teknologi-teknologi masa lalu sejak pertama kali di ciptakan. Sedangkan tujuan dari penciptaan teknologi sendiri adalah untuk mempermudah setiap pekerjaan manusia.
Berkembangnya teknologi dari masa ke masa adalah bentuk dari ketidakpuasan manusia terhadap teknologi yang ada. Manusia berusaha untuk membuat terobosan baru agar memudahkan pekerjaan-pekerjaan yang mereka lakukan.
Dalam perkembangannya, teknologi yang paling maju dan menjadi pusat peradaban dunia saat ini adalah teknologi barat. Banyak dari masyarakat bahkan dari kalangan umat islam sendiri lupa bahwa peradaban pertama yang menjadi pusat peradaban dunia adalah islam. Banyak dari teknologi-teknologi yang berkembang pada saat ini merupakan ciptaan dari ilmuan-ilmuan muslim terdahulu. Namun, sejarah yang merekam jejak para ilmuan muslim telah hilang. Sehingga yang diketahui masyarakat luas saat ini hanyalah sejarah bahwa teknologi-tekologi yang berkembang berasal dari ilmuan sekuler dari barat.
Pada masa kejayaan umat islam dinasti abasiyah, lahir ilmuan-ilmuan muslim yang menciptakan teknologi-teknologi canggih yang menjadi rujukan para orientalis barat saat ini. Di antaranya ibnu firnas yang merupakan seorang penemu muslim dari Spanyol. Ibnu Firnas tercatat sebagai orang yang pertama membangun dan menguji pesawat terbang pada tahun 800  M. Kemudian seorang ilmuan barat menjadikan penelitian ibnu firnas sebagai referensi mengenai pesawat terbangnya. Ibnu Firnas adalah satu dari sekian banyak ilmuan-ilmuan muslim yang penelitiannya di jadikan sebagai referensi-referensi ilmuan abad ini. Hal ini merupakan kebanggaan yang luar biasa bagi kaum muslimin. Sejarah yang gemilang ini hendaknya menjadi pemicu semangat kaum muslimin saat ini agar bangkit dan merebut kembali masa kejayaan umat islam di masa silam.
Di sisi lain dari zaman kejayaan islam, barat mengalami masa kegelapan yang biasa di sebut dark ages. Di abad kegelapan, orang barat mengalami kemunduran dalam berbagai bidang.  Ini adalah masa dimana kaum gereja di barat memegang kekuasaan tertinggi melebihi raja. Kaum abad kegelapan barat sangat minim sains dan teknologi, bahkan Galileo Galilei di hukum pengadilan Italia atas tuduhan merusak iman karena mengatakan bahwa bumi itu bulat. Kaum abad kegelapan memulai perang salib melawan kaum muslimin untuk merebut yerussalem dan merusak seluruh peradaban islam yang menjadi pusat peradaban tertinggi dunia. Pasca keluar dari abad kegelapan, bangsa barat terus melebarkan kekuasaannya dengan menjajah benua Amerika, Australia, Afrika, Asia, termasuk Indonesia.
Saat ini kaum muslimin sedang berada di fase jumud atau kemandegan, dan sebaliknya bangsa baratlah yang menguasai seluruh pearadaban didunia. Segala teknologi dan informasi abad ini di kendalikan sepenuhnya oleh bangsa barat. Umat islam telah latah megikuti perkembangan barat tanpa mengetahui bahwa sejatinya umat islam pernah menjadi pusat peradaban dunia. Sehingga misi umat islam sekarang adalah menjadikan teknologi informasi yang ada pada saat ini untuk kembali menegakkan khilafah di muka bumi.

B.      Teknologi Informasi sebagai sarana menegakkan Khilafah
Dakwah artinya seruan, yaitu seruan agar manusia menyembah Allah SWT. Tegaknya kekholifahan di muka bumi adalah tegaknya hukum Allah yang di patuhi oleh seluruh umat manusia. Agar kekholifahan tegak, di perlukan upaya agar manusia menyembah hanya kepada Allah, yaitu dengan dakwah.
Dalil yang menunjukkan kewajiban kaum muslimin agar menyeru umat manusia kepada Allah SWT.
وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةُ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُولئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada dari kamu satu umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; mereka adalah orang-orang yang beruntung”. [Ali Imran:104].
Dengan memanfaatkan teknologi yang semakin pesat, di harapkan seruan dakwah kepada manusia juga semakin mudah. Umat islampun di harapkan mampu menggunakan media informasi dengan bijak guna keperluan dakwah.
Di era informasi ini, penggunaan media informasi guna kepentingan dakwahpun semakin variatif. Berbagai media sosial mampu menyebarluaskan ilmu-ilmu seputar kajian islam, fiqih, tafsr, hadist dan yang lainnya. Dengan menggiatkan dakwah melalui media sosial di harapkan banyak dari kalangan umat islam yang masih minim ilmu agamnya agar dapat mempelajari agama islma dengan mudah.
Namun, disisi lain dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, berita-berita yang tersebarpun belum tentu dapat di pertanggung jawabkan keshohihannya. Sehingga umat islam di harapkan agar bijak dalam memilah-milah mana berita yang benar dan salah.
Dengan  berbagai perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, sebaiknya dakwah dengan internet semakin ditekankan untuk setiap umat islam. Hal ini di karenakan internet telah menjadi konsumsi sehari-hari manusia. Sehingga dakwah dengan internet di harapkan mampu menyongsong kebangkitan khilafah islamiyyah.

 
salamklse032017 Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template